Header Ads

Dibalik Cobaan Yang Ditetapkan Kepada Orang Beriman


Dalam hidup manusia sudah digariskan takdirnya masing masing baik dan buruknya Takdir, baik yang disenangi atau yang tidak disenangi,  itu semua adalah ketetapan yang telah Allah tetapkan 50 ribu tahun sebelum langit bumi diciptakan.

Dalam penjelasan sifat Allah" YA MUQADDIMU"  yaitu Dzat yang Maha mendahulukan, dijelaskan bahwa Allah telah menulis atau menetapkan takdir sebelum Allah menciptakan makhluknya.

Begitu juga dengan cobaan yang telah Allah tetapkan bagi setiap hambanya, khususnya bagi orang yang beriman, karena Allah mencintainya maka Allah memberinya cobaan.perhatikan dalil berikut :

Tidak henti hentinya orang iman laki laki dan orang iman perempuan dicoba didalam perkara dirinya, anak anaknya dan hartanya sampai dia berjumpa pada Allah dengan tanpa dosa. (H.R. At- Thabrani).

Ketahuilah bahwa pada dasarnya cobaan adalah tanda dimana Allah ingin meningkatkan derajad hambanya, jika si hamba itu bisa sabar dan akhirnya lulus cobaan maka derajadnya naik, sama halnya seperti anda yang ingin naik kelas maka harus lulus ujian dulu bukan ?

Disamping Allah meningkatkan derajad hambanya,  Allah juga menghilangkan dosanya dengan cara mencepatkan siksanya didunia lantaran Allah tidak ingin si hamba tersebut disiksa di Akherat. Perhatikan dalil berikut :

Ketika Allah menghendaki kebaikan kepada hambanya, maka Allah mencepatkan siksa baginya di dunia, dan ketika Allah menghendaki kejelekan bagi hamba maka Allah menahan siksa itu sampai ditetapkan baginya besok dihari kiamat. ( H.R. At- Thabrani).
     
Ada kalanya seorang karena mancintai diri sendiri sehingga mengalahkan kecintaan kepada Allah yang berujung mengikuti hawa nafsu dari pada taat kepada Allah.

Ada juga yang dicoba dengan anaknya, misal, karena sangat sayangnya kepada anak dia memberikan apaun yang menjadi keinginan anak, hingga pada akhirnya si anak malah membangkang kepada orang tua dan menjadi tanggungan atau beban bagi orang tua di dunia adan akherat.

Cinta pada harta pun demikian, bisamenjadikan dia lupa dari ingat pada Allah, sehingga timbul dalam dirinya bahwa harta yang dia dapat adalah hasil dari jerih payah sendiri, saat kaya dia meremehkan orang miskin, semakin kaya semakin tamak dan bakhil, dan karna hartanya dia menjadi orang yang sibuk dengan dunia dan menomor duakan  akherat.

Orang iman dan berilmu tahu bagaimana mensikapi cobaan, karena setiap coaan ada kebaikan dan hikmah Allah didalamnya, yaitu ampunan, rahmat, kasih sayang dan perlindungan Allah di dunia dan akherat.

Wahai orang orang yang beriman, bersabarlah menghadapi cobaan.

Kepada Allah kami mohon pertolongan.

No comments:

Powered by Blogger.